Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP , tingkat Provinsi Jawa Timur 2023 sudah diselenggarakan awal bulan Agustus ini.
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ini diikuti oleh beberapa perwakilan atlet cabang olahraga dari berbagai penjuru kota. Salah satunya ada Muhammad Aufar Rafif perwakilan dari SMP Negeri 1 Tenggarang.
Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ini dilombakan mulai 1 Agustus hingga 4 Agustus 2023 di Kota Surabaya Jawa Timur.
Pada saat pertandingan Pencak silat O2SN Tingkat Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Surabaya tepatnya di Dinas Pendidikan Jawa Timur. Rafif disini di dampingi oleh Bapak Nurul Yasin S.Pd , Selaku Guru di SMP Negeri 1 Tenggarang.
Menurut Rafif ada pengalaman tersendiri yang di dapatkan pada saat mengikuti O2SN beberapa waktu lalu yaitu dapat memiliki teman baru serta adanya perbedaan pada saat bertanding di Kota sendiri dan di provinsi yaitu merasa lain dari pada biasanya serta merasa tidak familiar.
Adapun perasaan yang dirasakan oleh Rafif pada saat tau jika tidak lolos ke tahap selanjutnya yaitu ada sedikit rasa kecewa serta sangat tidak puas dengan hasil yang di dapatkan. Namun rafif disini harus tetap semangat untuk perlombaan - perlombaan lain yang sudah menanti diluaran sana.
Menurut Bapak Yasin selaku pendamping dari Rafif pada pertandingan pencak silat, sangat menyenangkan pada saat bertanding di Kota Surabaya. Bapak Yasin ini, berharap agar ekstrakurikuler khusus nya pencak silat di SMP Negeri 1 Tenggarang membawa prestasi- prestasi pada event mendatang.
Untuk ekstrakurikuler pencak silat di SMP Negeri 1 tenggarang dilatih oleh Perguruan Pencak Silat Persib Baru Bondowoso, perguruan pencak silat ini lokal asli dari kabupaten Bondowoso dan telah bergabung dan terdaftar dengan IPSI Kabupaten Bondowoso.
Pertandingan pertama rafif yaitu melawan Choirul Afdal dari Kabupaten Pasuruan, dilanjutkan pertandingan Ke-2 rafif disini melawan Bangga Gelora Sadewa dari Surabaya dan semua bisa dimenangkan oleh rafif.
Namun untuk dipertandingan di hari Ke-2 rafif setelah ditimbang berat badannya lebih 1 ons sehingga dewan juri harus mendiskualifikasi rafif. Berbekal pengalaman inilah pendamping dan official harus ekstra menjaga atlit agar supaya berat badan tetap terjaga sesuai dengan kriteria Berat Badan yang ditentukan oleh panitia, maka dari itu di event-event berikutnya bisa dijadikan pengalaman bagi kita semua.





Alhamdulillah smg semakin banyak prestasi yang ditorehkan siswa siswi SMPN 1 Tenggarang.
BalasHapus